Mail Alert Registration

Please fill in some of the data provided below to receive the latest Toyota-related news and information in your email.

Occupation

Your Email

03 Maret 2020
Industry Development

Jangkar Kemajuan Industri Otomotif (Bagian 2)


Melihat jauh ke depan, Toyota Indonesia menilai kebutuhan strategis untuk memperkuat rantai pasok dan produksi. Pada 1982, Toyota Indonesia tercatat sebagai satu-satunya pabrikan yang memboyong produksi mesin mobil; ke Tanah Air.

Pabrik yang dikendalikan PT Toyota Engine Indonesia (TEI) telah memproduksi mesin tipe 5K berbasis bensin. Varian mesin yang berasal dari jeroan sedan Corolla itu, juga senjata bagi produk lokal Kijang.

Demi memperkuat produksi, pabrik TEI memboyong keseluruhan jalur produksi 5K beserta infrastruktur yang sebelumnya berada di Kamigo Plant, Jepang. Pabrik TEI ini masih kokoh berdiri hingga kini di kompleks Sunter II.

Bahkan sejak semula berdiri, TEI telah memproduksi mesin dengan kandungan lokal mencapai 60%. Pabrik itupun dilengkapi dengan fasilitas pengecoran blok mesin.

Hingga memasuki tahun 1991, TEI berhasil melakukan produksi secara menyeluruh untuk mesin mobil. Hal itu diakhiri dengan pendirian fasilitas pembuatan blok mesin.

Lewat pabrik-pabrik ini, awal kiprah ekspor Toyota Indonesia bermula. Sebagai pabrikan, Toyota Indonesia adalah pionir mendobrak pasar global.

Toyota mulai mengengapalkan Kijang generasi ke-3 atau yang juga dikenal sebagai Kijang Super di tahun 1987 ke Brunai Darussalam. Di tahun berikutnya, mesin 5K yang dibutuhkan Malaysia, Taiwan, India hingga Afrika Selatan mulai dikapalkan. Bahkan, Toyota Indonesia dipercaya mengeskpor mesin 5K ke Jepang untuk melengkapi mesin mobil Lite-Ace dan forklift Toyota.

Memasuki milenium baru, Toyota Indonesia mengarungi fase yang lebih maju. Indonesia dipercaya untuk menjadi salah satu basis produksi berorientasi ekspor di kawasan Asia-Pasifik, sehingga melecut jumlah produksi Toyota Indonesia hingga mencapai 100.000 unit per tahun.

Untuk menyanggupi volume produksi tersebut, Toyota Indonesia mengincar pembangunan pabrik baru dengan areal lebih luas, serta memiliki infrastruktur lengkap. Karawang yang terletak di Jawa Barat adalah lokasi ideal untuk misi tersebut.

Maka, pada tahun 2000, Toyota Indonesia pun memiliki fasilitas pabrik di Karawang. Pabrik ini terbilang lengkap dengan fasilitas produksi otomotif kelas dunia yang memadukan teknologi tinggi, keahlian sumber daya manusia, dan kepedulian terhadap karyawan dan lingkungan.

Produk ekspor yang dibesut di Karawang antara lain Kijang Innova dan Fortuner. Hingga pada 2013, Toyota Indonesia kembali menggenjot kapasitas produksi dengan mendirikan fasilitas produksi Karawang II.

Hingga saat itu, total kapasitas produksi terpasang di pabrik Karawang I dan II mencapai 250.000 unit per tahun. Selain memproduksi Innova dan Fortuner, Toyota Indonesia dipercaya membesut produksi kendaraan penumpang seperti Vios, Yaris dan Sienta.

Seiring dengan komitmen untuk meningkatkan kandungan lokal produk kendaraan penumpangnya, serta berperan aktif sebagai rantai suplai global, Toyota memulai operasi produksi pabrik mesin Karawang III. Pabrik ini memproduksi mesin tipe NR berbasis aluminium yang digunakan oleh Vios, Yaris dan Sienta. Produk dari pabrik Karawang III ini jga diekspor ke beberapa negara di Asia.

Karawang Plant, NR Engine, Industri Otomotif
  • Shares
  • Download White